Dear all......
Pagi ini jam 7:31 di Sing......langitnya terang....tapi jalanan masih sepi banget.....padahal hotel kita tepat di depan jalan raya Serangoon Road. Kalau dibandingkan dengan di Indon yang saat ini masih jam 6.31...........kesibukan di jalan raya utama kita pasti lebih dinamis dibanding di Singapore......
Belum ada yang special yang bisa saya ulas di hari ini demi konsep edupacker kita.......selain rasa bahagia.......akhirnya kami semua bisa melakukan kopdar....di luar negeri....hehehe......
Cerita unik dan mengundang gelak tawa.......seperti biasa memang tidak ada habisnya......mulai saya dan mbak Ross yang berjanji untuk selalu sms an saat menjelang perjalanan, agar kami berdua senantiasa merasa sedang duduk berdekatan......ternyata mesti ikhlas saat penerbangan Mbak Ross kemarin kena delay 5,5 jam.
Ketemuan lengkap terjadi saat menjelang tengah malam.......waktu Singapore..........
Dan.........luluh lebur segala lelah dan cobaan selama perjalanan............ berganti menjadi satu ungkapan bersama.......rasanya kita seperti sudah kenal lama bange...t......
Hm.....untuk seluruh sobat yang kirim doa buat kami.....thanx yah.....
Untuk Puji yang menawarkan ketemuan subuh di Cengkareng.....dengan segala hormat.....bikin kami terharu neh......
Buat rekan-rekan yang mau nyusul......sst....cobain taxi di Hang Nadhim, nyebrang di luar deretan taxi yang ada di depan pintu keluar, deh......dari harga standart Rp. 70.000 di luar deretan, kita bisa dapat harga Rp. 60.000.
Info harga ferry, saat ini baik one way maupun return semua sama yaitu : 18 SGD harga di Hang Nadhim...kalau di Batam Centre, pakai harga publish rate, yaitu 20 SGD. Nanti saat check in, kita tambah bayar pajak 7 SGD.
Buat Desonk.....di tempat kami menginap......The Hive Backpacker....tarif penitipan backpacknya : 1,5 SGD / day.
Saat kami sudah menyerah.....dan tidak lagi kekeuh ingin menunggu kedatangan Mbak Ros..... saya dan Mas Andre memutuskan untuk menikmati Songs of The Sea di Sentosa berempat.......bersama dengan Nadine dan Chita.
Tujuan lain yang kami sasar adalah mencari, melihat dan mengeksplorasi penitipan barang yang ada di Sentosa, konon katanya bisa kita ketemukan di Siloso Beach dan Palawan Beach.
Fasilitas ini bentuknya locker dengan kunci yang dilengkapi mesin untuk memasukkan coin secara otomatis. Saya dan Mas Andre mencoba alat ini di Siloso Beach. Tarifnya, yang locker paling besar untuk menyimpan backpack sekitar 3 L (3SGD), berturut-turut ukuran yang lebih kecil dengan harga lebih murah tarifnya, 2 SGD, 1 SGD.
Mungkin karena agak lelah.....atau memang kami semua sedang riang gembira dan terus menerus tertawa....... menguasai alat ini juga butuh waktu dan keuletan juga..... tampaknya......
Dari kebutuhan 3 locker yang cuma butuh biaya 7 SGD.......kami sempat menghabiskan coin sekita 18 SGD........
mulai dari coin yang hilang dalam mesin locker ini....... locker keburu terkunci........saat barang masih tertinggal belum dimasukkan...... sampai keisengan saya yang selalu spontan untuk memberantakin sesuatu ........... tidak terasa...... ludes sudah coin yang kami miliki.
Terakhir, saat ingin membeli mineral water, coin yang kami gunakan adalah 10 dan 20 cent Singapore....... di mesin otomatic penyedia minuman ini....... kami benar-benar seperti sedang memecahkan celengan........ satu demi satu kami masukkan perlahan-lahan untuk mencapai jumlah termurah dari minuman yang ada......hahaha..........
3 user comments.